Home > Derawan note > Ini hari raya Oom!

Ini hari raya Oom!


Laut lepas Tanjung Batu

15 Oktober 2007, pukul 9.30 pagi kamis ampai di terminal Gayam, Tj. Redeb, Kabupaten Berau. Panas terik menyilaukan. Rasanya semakin ke utara makin panas saja mataharinya, atau hanya perasaan saya saja saya juga tidak tahu, tapi rasanya memang begitu. Kami disambut Andika, yang membawa Andi, kawan baiknya. Dengan sepeda motor kami dibawa menuju kawasan Dermaga, yaitu wilayah tepi laut tempat bongkar muat barang. Tepat dihalaman butik berjudul Ponti Collection kami menunggu kendaraan carteran untuk menuju Tanjung Batu, sebelum menyeberang ke pulau Derawan. Mimi, rekan Anggi sudah menunggu kami dengan senyum manisnya, dialah yang bersusah payah mencarikan mobil carteran hari itu.

Cuaca panas dan silau sekali. Suasana kota Berau cukup sepi, lalu lintas lengang karena penduduknya memang sedikit. Mobil untuk menuju Tanjung Batu adalah kijang sewaan, yang sekali jalan hanya Rp 50.000. Tapi tentu mobil harus penuh dulu. Perjalanan memakan waktu sekitar 2 jam.

Sambil menunggu saya melihat sesosok tubuh yang mencolok. Berkaos merah, celana tanggung, badan tinggi menjulang dengan kulit putih menyilaukan, kaca mata hitam, dan dua ransel yang masing-masing segede badan saya ditekuk tiga. Hampir 1 jam menunggu, saya tidak melihat tanda-tanda orang itu bergerak dari tempat duduknya yang hanya bangku kayu mungil. Dengan sedikit basa basi saya tanyakan hendak kemana (meskipun mudah ditebak pasti kami satua jurusan). Nah..benar saja, dia juga akan ke Derawan. Turis asal Inggris, membawa serta seluruh senjata selam. Sudah pernah ke pulau Derawan, Maratua dan Kakaban 2 minggu sebelumnya, kemudian mengunjungi Sipadan dan Ligitan.

Namanya Richard, dan menurutnya, keindahan bawah laut Sipadan dan Ligitan masih kalah jauh dibanding perairan Berau. Aduh saya jadi makin penasaran. Lalu pertanyaan mendasar, “Sudah sejak kapan menunggu disitu?”. Saya surprised dengan jawabannya. Sudah 3 hari booo! Hohoho….ini sih kelewat. Dan ternyata sodara-sodara, beliau ini sampai di Berau tepat pada hari raya Idul Fitri, juga tepat pada hari saya memulai perjalanan dari Balikpapan. Wajar saja jika tidak ada mobil carteran yang beroperasi untuk umum hingga hari ke3. Sopir-sopirnya kan mau juga beristirahat. Kasihan banget deh ngelihatnya…sumpah! Bule segini ganteng nunggu mobil diterik mentari tropis, sampe kering..ring..ring! Untung saja di tempat itu ada penginapan, seharga Rp 100.000/kamar. Jadi selama 3 hari rutinitas beliau begini: bangun dan sarapan, duduk menunggu mobil hingga petang, kembali ke penginapan-makan malam-tidur. Begitu terus sampai hari ke2.

Akhirnya mobil yang ditunggu datang juga. Anggi, Mimi dan sang sopir berdebat, bahkan kadang keluar rayuan gombal, supaya Richard diijinkan menumpang mobilnya bersama kami. Pertimbangannya hanya satu, bawaan si Bule berat banget, mungkin lebih dari 25kg. Sisopir enggan menyiksa kendaraannya. Dengan penuh perjuangan akhirnya sopir mengangguk. Maka jadilah kami berhimpitan dalam mobil, bersama seorang ibu dan bayinya, alat-alat selam, ransel pakaian, pipa paralon bawaan si supir, dan sekerdus sesajan (well, yang ini titipan. Rupanya masih banyak warga yang sering melarung sajen di laut).

Dua jam perjalanan kami tempuh dengan takjub. Jalanan mulus namun luar biasa berkelok, sangat jarang jalan lurusnya. Kiri kanan tidak ada rumah satupun, hanya deretan hutan dan semak. Sejuk sekali dilihat, hijaunya hutan berpadu dengan langit biru cerah.

Kesimpulan:

Watch on your itenerary! Jangan sampai bertepatan dengan hari raya maupun upacara adat warga setempat, akan repot ketika semua warga libur. Lain halnya jika hari adat tersebut diperuntukkan untuk wisatawan.

Advertisement
  1. September 9, 2009 at 9:56 am | #1

    sori non,,td gak keliat fotonya..mungkin lg loading..
    makanya komen ku nanyain foto..hee..

  2. September 9, 2009 at 9:52 am | #2

    wah kasian bgt si bule Inggris.3 hari menunggu..hiks..
    non,kok gak dipajang sekalian foto nya..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.